“Kampus seharusnya netral terhadap dinamika politik daerah,” tegas Zihan.
BEM menegaskan KKN adalah kegiatan pengabdian masyarakat, bukan sarana mengusung penamaan wilayah baru.
Kampus Janji Evaluasi Menyeluruh
Luqman menyatakan pihaknya bertanggung jawab penuh atas kesalahan. Peristiwa ini akan dijadikan pembelajaran untuk kegiatan akademik ke depan.
“Bagi kami ini sebagai bahan evaluasi agar lebih teliti dan berhati-hati,” jelasnya.
Universitas Peradaban tetap menegaskan fokus pada kesuksesan program KKN 2026. Program dirancang mendukung prioritas pembangunan Pemkab Brebes.
“Kami mendukung program unggulan dari Ibu Bupati Brebes,” kata Luqman.
KKN 2026 mengusung empat pilar utama: pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan kesehatan. Keempat pilar diselaraskan dengan agenda pembangunan daerah.
Meski kampus sudah meminta maaf, BEM tetap menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap etika akademik dan kredibilitas institusi.
“Universitas seharusnya menjadi ruang yang steril dari kepentingan politik praktis,” tutup Zihan.***

