Velg 16 inci berwarna abu-abu terlihat besar, meski bannya agak tipis, tapi secara keseluruhan tetap menarik. Jangan lupakan tulisan “Blade Battery” di panel bawah pintu belakang yang menegaskan teknologi baterai andalannya.
Tampilan belakang Atto 1 juga menjadi favorit. Kaca belakangnya sangat kecil, tanpa wiper, namun justru menyatu apik dengan spoiler besar di atasnya. Lampu belakangnya menyambung penuh, menambah kesan lebar, dan bumper bawahnya dibuat berlekuk tajam menyerupai diffuser.
Interior Premium di Kelasnya
Jika ada satu bagian yang membuat Atto 1 terasa lebih mahal dari harganya, itu adalah interiornya. Dashboardnya meliuk-liuk, dengan material empuk di bagian tengah. Layar floating besar di tengah, meski kecil untuk standar BYD, tetap lebih besar dari kebanyakan mobil di kelas harganya. Kontrol fisik penting juga tetap tersedia.
Desain ventilasi AC yang unik, terintegrasi dengan dashboard yang seolah “berlubang-lubang,” menambah nilai estetika. Konsol tengah yang menjorok ke atas tidak hanya fungsional untuk wireless charger (varian Premium), tapi juga menyediakan ruang penyimpanan terbuka yang pintar di bagian bawah, baik untuk penumpang depan maupun belakang.
Setir tiga palang sudah dilapisi kulit di varian Premium. Jok depan semi-bucket dengan headrest terintegrasi terlihat sporty dan mahal, bahkan di varian terbawah. Varian Premium bahkan dilengkapi jok pengemudi elektrik.
Menariknya, BYD mengubah kontur jok belakang Atto 1 versi Indonesia agar bisa menampung tiga penumpang dengan tiga headrest, berbeda dengan versi luar negeri yang umumnya dua tempat duduk.
Meskipun akan sedikit sempit untuk tiga orang dewasa, ini jauh lebih baik dibandingkan jok belakang mobil listrik mikro sejenis.
Namun, bagian pintu menjadi area di mana material plastiknya paling terasa “murah.” Meskipun begitu, desainer BYD menyiasatinya dengan bentuk yang meliuk-liuk. Plafon hitam, meski mungkin mengurangi kesan lapang, justru dianggap lebih mewah oleh sebagian masyarakat Indonesia.
Detail kecil seperti lampu kabin LED di depan, sunvisor dengan cermin dan lampu, serta gantungan baju di pilar B, menunjukkan perhatian BYD pada kenyamanan.
Performa dan Fitur: Lebih dari Cukup
Atto 1 adalah mobil listrik murni dengan motor depan bertenaga 74 HP dan torsi 135 Nm. Angka ini mungkin tidak setinggi Neta V, namun tetap kompetitif dibanding Binguo atau Citroen C3, dan jelas jauh lebih bertenaga dari mobil listrik mikro lainnya. Kecepatan maksimalnya diklaim 130 km/jam, cukup mumpuni untuk penggunaan perkotaan.

