Keluarga meminta semua pihak berhenti menyebarkan informasi tidak benar. Fokus utama, kata Ismet, adalah pemulihan pasien dan menjaga nama baik semua pihak.
Kritik ke Pihak Terkait
FWJ Indonesia juga menyayangkan sikap pihak terkait dan tokoh masyarakat setempat. Opan menilai banyak pernyataan yang tidak objektif dan justru membangun opini sepihak.
“Apakah memang RSUD Sekayu berharap No Viral, No Justice? Jangan sampai kasus ini jadi tontonan publik yang buruk,” tegasnya.
Evaluasi Sistem Kesehatan
Kasus RSUD Sekayu disebut sebagai cermin lemahnya sistem pengawasan rumah sakit pemerintah. FWJ menilai peristiwa ini harus dijadikan bahan evaluasi nasional.
“Ini bukan sekadar miskomunikasi keluarga pasien dengan dokter. Ini potret persoalan pelayanan kesehatan, etika profesi, hingga tata kelola informasi digital,” tutup Opan.***
Tim Redaksi
