IKLAN
Sorotan Utama

Mengapa Biaya Politik di Indonesia Mahal? Ini Penjelasan DPR RI dan Bawaslu

Avatar photo
×

Mengapa Biaya Politik di Indonesia Mahal? Ini Penjelasan DPR RI dan Bawaslu

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI Harris Turino. (Foto: Tangkapan layar YouTube KPU Kota Tegal)
Anggota DPR RI Harris Turino. (Foto: Tangkapan layar YouTube KPU Kota Tegal)

Saat ini Bawaslu fokus melakukan konsolidasi demokrasi dan edukasi kepada masyarakat di luar masa kampanye.

“Kami ini pekerja demokrasi, bukan sekadar pekerja pemilu yang berhenti saat tahapan usai,” tutur Sukristo.

IKLAN

Ia berharap adanya penguatan kewenangan pengawasan serta penataan regulasi yang lebih jelas agar tidak memicu pasal karet.

Gagasan Cabang Kekuasaan Baru

Wacana akademis dari Prof. Jimly Asshiddiqie mengenai Kuarta Politika juga menjadi perhatian.

Konsep ini menempatkan lembaga penyelenggara pemilu sebagai cabang kekuasaan keempat yang independen di luar eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Harris menilai gagasan tersebut menarik untuk didalami secara akademis tanpa harus melakukan amandemen Undang-Undang Dasar 1945.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P