Impor Ilegal Pakaian Bekas: Barang impor ilegal dari Malaysia membanjiri pasar Indonesia. Satu kontainer bernilai 500 juta rupiah. Industri tekstil lokal menjadi korban.
Praktik Underinvoicing: Barang impor senilai 50 juta rupiah dideklarasikan hanya 100 ribu rupiah di sistem pabean.
Kasus Korupsi Triliunan: Mantan Kepala Seksi Bea Cukai divonis lima tahun penjara karena korupsi senilai 1,6 triliun rupiah.
Kesuksesan SGS di Negara Lain
SGS terbukti berhasil mereformasi sistem kepabeanan di berbagai negara.
Filipina: Sejak 1987, pendapatan cukai meningkat dari 100 juta dolar menjadi 250 juta dolar. Peningkatan mencapai 2,5 kali lipat.
Ghana: Lebih dari 95 persen proses clearance ekspor-impor selesai dengan cepat. Transparansi meningkat, korupsi menurun, bahkan mata uang Ghana menguat.
China: Pemerintah China menggunakan SGS untuk sertifikasi produk manufaktur dan quality control. Ratusan pabrik besar mempercayai SGS untuk memastikan produk mereka memenuhi standar internasional.
Perusahaan global seperti Apple, Nike, Shell, dan British Petroleum juga menggunakan jasa SGS.
Potensi Peningkatan Pendapatan
Pendapatan cukai Indonesia saat ini sekitar 249 triliun rupiah per tahun. Jika SGS mampu mereplikasi kesuksesan di Filipina, pendapatan bisa meningkat menjadi 600 triliun rupiah.
Peningkatan ini dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat.

