Portal Pantura, Tegal – Di sebuah pagi yang cerah ruang Gedung Sudhirajati, Mapolres Tegal, sebuah momen penting terjadi pada Jumat, 23 Mei 2025.
Di balik senyum dan jabat tangan hangat, tersimpan harapan besar untuk masa depan anak-anak Tegal.
Pemerintah Kabupaten Tegal dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tegal resmi menandatangani nota kesepahaman memperkuat kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

PAUD yang digagas ini berfokus pada Taman kanak-kanak (TK) 26 Margasari yang kian hari mampu melahirkan generasi hebat dan berkualitas.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, tampak optimis. Ia menyebut kerja sama ini bukan hanya formalitas, tetapi wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam membangun fondasi sumber daya manusia sejak dini.
“Ini adalah angin segar bagi pendidikan anak-anak kita. Anak usia dini berada di masa emas pertumbuhan.
Jika kita gagal memanfaatkannya, kita kehilangan potensi besar bangsa,” ujar Ischak dalam sambutannya yang penuh semangat.
Tak sekadar janji, Pemkab Tegal pun siap mempercepat pendataan akses layanan PAUD yang berkualitas, aman, dan inklusif.
Mereka juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kapasitas pendidik PAUD pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk karakter anak dari usia paling muda.

Erin Bayu Prasatyo, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tegal, menyambut baik kerja sama tersebut.
Menurutnya, pendampingan terhadap guru menjadi kunci dalam peningkatan mutu sekolah.
“Kami ingin guru-guru PAUD tidak berjalan sendiri. Dengan seminar dan pelatihan, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Di sisi lain, Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di TK 26 Margasari, sekolah yang dinaungi yayasan tersebut.
Baginya, pendidikan adalah tanggung jawab bersama dan kerja sama seperti ini adalah langkah strategis.
MoU ini mungkin hanya secarik kertas di atas meja. Namun, bagi anak-anak di pelosok Tegal, ia bisa menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah.
Di usia dini mereka mulai belajar untuk mengenal dunia, dan hari itu, dunia pun mulai membuka lebih banyak pintu untuk mereka.***
Tim Redaksi

