Tradisi ini bukan akhir, tapi awal dan Desa Danaraja mengirimkan pesan kuat: Budaya bukan untuk dikenang, tapi untuk dijalani. Dan kitab Rambang adalah cermin yang memantulkan wajah masa lalu agar kita lebih bijak melangkah ke masa depan.
âMembaca Kitab Rambang, membaca diri kita sendiri sebuah refleksi tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan ke mana kita harus menuju.â pungkas Kepala Desa Danaraja Riaji.***
IKLAN
Berita Pilihan
Tim Redaksi
Reporter
Cahyo
Penulis
---
Editor
Portal Pantura

